Tuesday, 15 January 2008

Susah di pagi hari

Suara Merdeka Pebruari 2004

Pak Martin, saya saat ini menggunakan Toyota Corona 2.0 Twincam 16 Valve thn 1989, yg sudah ada EFI nya. Namun akhir akhir ini mobil saya tsb susah distarter jika pagi-pagi ingin saya panasi (2-3 menit baru bisa hidup), atau agak membutuhkan waktu lama 1-2 menit untuk bisa menghidupkan mesin tsb jika sudah dingin (saat mau pulang kantor sore hari). Namun kondisi kesulitan starter dms tidak terjadi seandainya mesin dalam kondisi masih panas atau baru dipakai dan distarter lagi. Saya sudah memeriksakan ke bengkel dan telah dilakukan ECU termasuk tune up lengkap. Accu juga sudah distroom ulang, klakson dan lampu berfungsi dgn baik, dan dinamo starter juga masih bagus.

Tetapi ternyata besok paginya masih tetap susah juga untuk distarter saat mau dipanasi. Pada saat starter pertama tidak mau langsung hidup mesin meskipun ada kontak yang normal, tapi mesin tdk mau ngangkat utk hidup. Pertanyaan saya: 1. Apakah yg terjadi dengan mobil saya tsb, kenapa selalu susah distarter saat mesin sudah dingin? 2. Apakah ada kerusakan pada mobil tsb yg harus saya ganti..? Demikian dan mohon penjelasan..Terimakasih.abeds"abeds" <abeds@semarang.wasantara.net.id>

Jawab:
Kalau kondisi startrer masih baik dan berputar dengan normal akan tetapi mesin tidak mau hidup dengan baik, maka penyebabnya ada di mesin. Mungkin ada gangguan pada sistim bahan bakar atau pada sistim penyelaan. Kalau sudah di tune up, mestinya teknisi sudah mengganti atau membersihkan busi. Saya mencurigai tekanan bahan bakar untuk sistim EFI tidak cukup. Bisa disebabkan oleh aliran listrik ke pompa terganggu atau ketika pompa menekan bensin dari tangki terhambat oleh saringan bensin sudah kotor.

Mintalah teknisi untuk melepas pipa yang berada didekat dengan injektor (ada di cylinder head), posisikan kunci kontak pada posisi on. Mestinya ketika kontak on, ada semprotan bensin yang keras. Kalau semprotannya lemah, maka coba bersihkan saringan bensin. Mungkin saringan bensin mobil anda harus diganti baru karena belum pernah diganti selama ini. Kalau juga belum lancar, bawalah mobil ke bengkel untuk diukur besarnya tekanan bensin. Kalau tekanan bensin sudah benar tapi mobil masih sama maka perlu pula bersihkan injektor, yang berada cylinder heat untuk setiap selinder

Saya punya Great Corola 93, AC nya sering nyadat. Bagaimana agar AC awet dan tetap dingin : +6281548855038@satelindogsm.com>

Jawab:
Seperti AC di rumah maka AC mobil juga harus sering dirawat secara rutin. Di dalam kompresor ada oli, dan oli tersebut perlu diganti atau ditambah setiap 20.000 km supaya bearing didalam kompresor bisa awet. Oleh karena itu sangat disarankan untuk menservis AC setiap 20.000 km. Setiap 5000 km atau maksimum 10.000 km, mestinya epakurator dibersihkan dari debu yang melengket pada kisi- kisi. Kalau tidak dibersihkan maka debuh tersebut akan menyumbat aliran udara, melengket pada permukaan yang dingin sehingga angin yang terhembus tidak dingin lagi.

Monday, 14 January 2008

Apa Artinya Tiptronic

Langsung saja bapak Martin, saya ingin tanya mengenai teknologi yang sedang Nge-Top saat ini: Apa beda, Step Tronic, TipTronic, Shift tronic? Kalau Pak Martin disuruh memilih, pilih Toyota Ist ato Toyota Yaris? Kemudian saya ingin menambahkan bahwa pada mobil transmisi manual, pada saat melibas banjir yang agak tinggi, kita bisa akali dengan menginjak pedal kopling diikuti injak pedal gas sehingga air tidak masuk ke knalpot. Bagaimana dengan pada mobil Automatic yg tidak ada pedal koplingnya apakah air tidak juga masuk ke knalpot? terima kasih atas jawabnya.. Salam, Mas Tunggul PS mr_tps@yahoo.com

Jawab: Step tronic dan Shift tronic maupun Tip tronic pada prinsipnya sama, yaitu menaikan kecepatan mobil pada transmisi otomatic secara manual. Sistem ini membuat pengemudi semakin mudah mengendrai mobil bertransmisi matic yang sudah tanpa pedal kopling. Kalau umumnya pada transmisi otomatic lama bila sudah memindahkan tuas ke arah D (drive) maka semua pemindahan gigi dilaksanakan oleh tekanan oli, atau electronic control valve (komputer) yang berhubungan dengan putaran mesin, maka pada step, shift maupun tip tronic, selain transmisi matic sudah pada posisi drive masih ada tambahan mekanisme electronik yang bisa berubah kecepatan menjadi lebih cepat atau lebih pelan. Pengemudi tinggal merobah tuas atau tombol plus dan minus. Fitur ini dibuat demikian mudahnya sehingga gampang terjangkau seperti ditempatkan pada roda kemudi. Demikian pula dengan step tronic yang dipasangkan pada Peugeot 206. Singkatnya transmisi matic di ubah menjadi manual kembali namun tetap matic.

Sistim yang dijelaskan diatas, juga tergantung pada sistem penggerak yang berada di dalam transmisi matic. Umpamanya pada Honda Jazz, menggunakan VCT (variable continues transmission), yaitu, dua puli yang dihubungkan dengan sebuah metal v belt dimana puli- puli itu bisa digerakan oleh gumparan motor electric menjadi diameter lebih kecil atau lebih besar. Kalau puli penggerak membesar dan puli ke roda mengecil maka mobil lebih cepat. Gerakan itulah disebut VCT. Ada pemindahan kecepatan matic lain yang menggunakan roda- roda gigi

Air bisa masuk ke lubang knalpot, sangat tergantung pada mesin. Maksudnya, bila mesin mati maka air akan masuk ke knalpot, oleh karena itu baik pada mobil matic atau manual ketika melewati daerah banjir harus dijaga jangan sampai mesin mati. Agar mesin tidak mati, pengemudi harus memperkirakan tinggi air yang hendak dilewati. Bila air sudah mencapai kap mesin dapat dipastikan mesin mati karena water hammer kecuali bila lubang udara masuk (saringan udara) dibuat lebih tinggi seperti pada mobil off road..

Sunday, 13 January 2008

Busi Selalu Basah

Suara Merdeka Desember 2005.

Salam sejahtera pak Martin Saya ingin menanyakan perihal Daihatsu Charade G10/G11) saya. Menjelang Lebaran ini, saya melakukan tuned-up mesin. Pertama. Ketika saya membuka semua busi (3 busi), pada busi ketiga nampak beda, mulai dari drad sampai point-gap-nya nampak basah oleh oli, sehingga kotoran melekat lebih tebal. Gejala apakah ini pak Martin, apakah ada kelainan di dalam silinder ketiga. Busi lainnya nampak kering kotoran tipis berwarna abu-abu. Kedua. Ketika saya melakukan penyetelan “setelan udara” pada karburator, nampak tidak ada perubahan apa-apa. Apakah “setelan udara” tersebut sudah rusak dan perlu diganti? Pada karburator ada kabel di mana pada bagian yang menempel ke karburator nampak berbentuk seperti kondenser. Ini namanya apa dan fungsinya untuk apa pak Martin. Bila ada saya ingin sekali memiliki gambar anatomi karburator Aisan miliknya Charade, lengkap dengan nama-nama bagiannya. Ketiga, ketika saya melakukan penyetelan “waktu pengapian” menggunakan timing light putaran mesin hanya kira-kira (karena charade tidak memiliki tacho meter) (menurut label tertulis 800 rpm). Apakah ada tacho meter umum yang dijual di pasaran yang cocok untuk charade (tiga silinder). Kemudian untuk mengetahui 5 derajat BTDC kira-kira berapa cm sebelum tanda (notch). Suprapto Priyono AG spriag@yahoo.com

Jawab: Apakah busi nomer tiga diameter dratnya lebih besar? Kalau yah, kemungkinan pernah dibuat drat baru. Yang penting setelah terpasang jangan ada kebocoran. Tentang gejala basa, hal itu menandakan pembakaran tidak beres. Bisa karena kompresi bocor (drat busi rusak), busi mati, kabel busi putus (bisa diukur dengan ohm meter) atau kompresi sudah lemah (test kompresi <>

Penyetel udara harus bisa merubah RPM mesin, kalau tidak ada pengaruh, sarannya servis dulu karburator tersebut. (gambar skema karburator akan saya email). Pada karburator ada selenoit (gumparan maknit) namanya fuel cut, berfungsi menghentikan kiriman bensin ketika kontak dimatikan. Supaya tidak terjadi mesin tetap hidup walaupun kontak sudah off. Kalau kontak on dan off akan ada bunyi tek- tek.

Kalau yang Anda maksud tanda di puly mesin, coba gunakan kapur dan gores- goreskan pada puly. Ada 2 tanda. Garis pertama sesuai putaran mesin itu tanda BTDC (pengapain) kedua adalah TDC. Pertanyaan tentang tacho meter, banyak di jual di toko aksesoris, atau penjual alat- alat bengkel.

Friday, 11 January 2008

Suara berisik di sekitar box timing belt

Ketika melakukan pembicaraan pertelepon, saya dengar ada kecurigaan terhadap pompa oli. Ini masuk akal. Akan tetapi sebelum mengganti pompa coba ketika mesin panas dan mengeluar bunyi beri sejumlah oli ke komponen penekaln klep yang berada diatas blok mesin. Buka tutup yang biasanya dipakai untuk mengisi oli. Semprotan sejumlah oli. Bila oli tidak naik, tidak lancar sampai ke komponen ini karena pompa oli kurang baik, maka setelah mendapat sejumlah oli maka bunyi pasti akan berkurang.

----- Original Message -----

From: yadi soepriadi

To: martin.teiseran@yahoo.co.id

Sent: Wednesday, January 02, 2008 4:40 PM

Subject: suara berisik di sekitar box timing belt

Dear Pak Martin,

Saya pengguna suzuki carry th 93 permasalahannya cukup bingung ada suara berisik seperti plat seng beradu, ini terjadi sewaktu mesin sudah dalam keadaan normal.

  1. sudah diganti bearing stationer timing belt.(suara masih terdengar)
  2. ganti bering dinamo charger ( masih terdengar)
  3. ganti Timing belt ( sempat normal kemudian terdengar lagi)
  4. stel klep dan teming belt ulang ( sempat suara mesin normal tak lama kemudian terdengar lagi)
  5. cek Water pum dalam keadaan normal (water pum di lepas tidak diputar oleh V belt suara tetap ada)

sudah beberapa kali ke bengkel sampai ganti bengbel,keluar dari bengkel untuk beberapa saat normal "OK" tp kemudian kumat lagi penyakitnya.

Tolong untuk solusi dan pendapatnya tentang masalah saya ini. Thank's

Br, yadi

Pak Yadi

Repot yah, kalau begini. Coba periksa penahan aki, jangan jangan bagian itu yang kendor. Kemudian pakai sabun yang tusukan pada ujung lidi. Dekatkan ke V belt, apakah masih bunyi. Kalau hilang yang penyebabnya ada di V Belt. Tapi kalau masih bunyi. Coba lepaskan satu persatu V belt. Lalu mesin di hidupkan. Mulai dari lepaskan V belt altenator, lalu pompa oli dan terakhir AC, atau juga ada pompa power stering. Maksudnya untuk memastikan mana yang menjadi penyebabnya. Dalam melakukan ini sebaiknya kerja sama denga teknisi senior dan jangan lama-lama, nanti mesin kepanasan.

Salam hangat saya

Martin Teiseran

----- Original Message -----

From: yadi soepriadi

To: martin.teiseran@yahoo.co.id

Sent: Friday, January 04, 2008 1:41 PM

Subject: Gir puley timing belt

Dear pak Martin,

Terimakasih atas solusi dan imformasinya. untuk tahapan pembukaan satu persatu yang berhubungan dengan V belt sudah dilakukan oleh mekanik bengkel dan itu masih tetap terdengar.pernah ganti Timing belt baru dan suara halus nyaris tak terdengar......tapi salang dua hari kemudian ada lagi tuh suaranya. yang jadi penasaran saya apakah Puley Gir timing Belt yang di dalam bok Timing Belt perlu diganti juga (dilihat gigi-giginya sudah mengkilap).Brpengaruh gak?

dan satu lagi pak Martin,kenapa di putaran 700rpm langsam(Netral tidak pake AC) mesin tersendat-sendat rpm pun naik turun gak konstan.apakh kaburatornya rusak?dan berapa stelan putaran stationer di karburator.kondisi sekarang 3 putaran berlawanan putaran jam,kondisi pengapian busi di cek merah bata, Tolong pendapatnya,mohon maaf atas kelancangan saya untuk minta bantuannya soalnya saya hobi denagan otomotif apa lagi dengan mesin...

Br, yds

Pak Yadi, saya lupa apakah sudah menjawab masalah anda ini? Tapi baiklah, saya teruskan saja menjawab. Kalau proses perbaikan sudah dilakukan dan masih ada bunyi lagi jangan-jangan bearing penekan di dalam timing beltlah penyebabnya, atau waktu ganti sudah sekalian ganti? Atau pin pada pully timing belt sudah aus. Jadi kalau gigi itu dibutas ada yang kendor, tentunya mesti buka vober timing beltnya. Kalau giginya mengkilap tidak berpengaruh. Soal mesin tidak lansam pada putaran 700, coba naikan saja ke 900.

Salam hangat saya

Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697

Thursday, 10 January 2008

AC Tidak mau Dingin

Suara Merdeka Juli 2003

Bung Martin yang terhormat, leawat surat ini saya ingin menyampaikan masalah dengan mobil saya yaitu Toyota Kijang Grand Extra. Aga menjengkelkan karena bermasalah pada penyejuk ruangannya (AC). AC mobil tersebut tidak mau dingin, padahal udara di jalan raya yang lalu lintas yang padat sangat panas dan saya sangat membutuhkan udara yang sejuk. Sebenarnya waktu mesin hidup AC dihidupkan putaran mesin bisa naik seperti biasanya (seperti saat mobil masih baru) tetapi yang saya herankan, mengapa udara di ruang penumpang tidak mau dingin yang saya rasakan cuma hembusan angin saja. Mobil tersebut baru mengganti refrigerant di bengkel yang biasanya mengisi AC.

Pertanyaan saya:

1. Mengapa hal itu bisa terjadi dan apa sebabnya kok AC tidak bisa dingin?

2. Apakah AC mobil tersebut perna ada bagian yang diganti?

Mohon saran dari Bung Martin, agar AC mobil tersebut bisa normal kembali. Terima kasih. Supriyanto, Nogosari II, Wukirsari, Imogiri, Bantul Yogyakarta 55782.

Jawab:
Suhu udara memang semakin panas saja. Kalau dahulu hanya orang kalangan atas saja yang menggunakan AC, maka sekarang bagi pemilik mobil apapun jenisnya, AC sudah merupakan perlengkapan standard. Jarang orang bertanya, apakah mobil dilengkapi dengan AC, selain yang sering ditanya, apakah ACnya masih dingin. Kegerahan Anda pun masuk akal. Mobil yang sudah dilengkapi dengan AC, mengapa tidak bisa menyejukan ruangan. Sebenarnya cara kerja AC itu sederhana saja, yang penting tidak ada saluran yang bocor dan kompresor AC masih dalam kondisi bagus sehingga aliran freon bisa sirkulasi dengan baik.

AC yang tida dingin bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pada saat Anda membawa mobil ke bengkel AC, apakah juga dilakukan pemeriksaan terhadap kebocoran? Di bengkel AC ada alat yang dengan mudah bisa mendeteksi bagian mana yang bocor. Setelah mengetahui bagian yang bocor maka AC harus segera diperbaki. Apabila tidak diperbaiki, maka setiap kali Anda isi freon akan habis lagi, dan ingat ini sangat merusak lingkungan hidup. Apakah pada waktu Anda mengisi refrigerant baru Anda juga periksa di saat itu AC mobil Anda sudah sejuk? Kalau tidak sejuk semesti di saat itu pula dicari penyebabnya. Namun kalau sebaliknya AC mobil Anda dingin, maka hampir dipastikan ada bagian yang bocor sehingga refrugerantnya habis lagi.

Bisa juga AC tidak dingan karena sebab lain. Walaupun kontak sudah pada posisi On tetapi AC tida ingin. Hal ini bisa disebabkan oleh kopling pada AC tidak bekerja. Anda bisa periksa dengan cara sebagai berikut. Buka kap mesin dan perhatikan pada sisi kompresor di mana ada terletak puly AC. Hidupkan mesin dan kemudian hidupka pula AC sambil perhatian. Apakah pada saat AC posisi On ada satu kali bunyi ... klek ........ pada kompresor AC. Kalau tidak ada reaksi, maka hal itu bisa menjadi indikator kompresor tidak bekerja, dan dengan sendirinya tidak terjadi sirkulasi refrigerant. Bisa juga ada reaksi pada kompresor AC tetapi tidak terjadi udara sejuk. Maka hal itu bisa jadi disebabkan oleh kerusakan/ keausan di dalam kompresor. Konpresor dapat diibaratkan dengan jantung, kalau bagian ini rusak maka tidak bakal ada udara sejuk di dalam ruang penumpang. Kalau kompresor rusah, biasanya ada gejala berupa suara kasar pada kompresor.

Saran bagi Anda, segera membawa kembali mobil Anda ke bengkel AC yang memberikan servis AC. Mereka mengetahui dengan persis bagian mana yang harus diperbaiki. Mungkin hanya aliran listrik yang perlu diperbaiki, hanya karena lepas.

Bung Martin, pada kesempatan ini saya ingin menanyakan masalah yang terjadi pada mobil teman saya, yaitu:

1. Akhir- akhir ini air radiator terasa cepat berkurang, meter penunjuk suhu mesin naik mendekati garis merah. Ketika saya membuka tutup radiator, saya lihat kelembung- gelembung coklat seperti ada oli., Apakah itu berbahaya, dan ada hubungan dengan saya memberikan STP. Kalau berbahaya, apa akibatnya, apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

2. Perseneling terasa agak keras terutama kalau masuk gigi satu.. Oleh bengkel disuruh mengganti blindes (clutch cover) namun ternyata tidak sembuh. Apa penyebanya dan bagaimana mengatasinya?

Terima kasih atas jawabannya. Bejo Agung N, Gadingan, Argomulyo Cangkringan, Sleman Yogyakarta.

Jawab: Bagi mesin yang menggunakan air pada rangkaian sistem pendinginan maka faktor air sangat penting. Air yang berkurang pada radiator sangat cepat peningkatan suhunya dan semaking cepat air habis karena mendidih. Pada suatu saat karena terlalu panas, mesin kehilangan tenaga dan macet. Kalau sudah mengalami kejadian seperti ini, umumnya mesin sudah cacat. Anda tidak mengatakan mesin mobil tersebut sampai mendidih, tetapi pada saat tutup radiator dibuka ada gelembung berwarna coklat. Hal ini bisa menunjukan ada yang kurang beres pada kepala selinder atau paking kepala selinder. Gejala seperti ini biasanya disebabkan oleh kerusakan pada paking kepala selinder. Pada saat mesin hidup ada sisa bahan bakar dan ada air yang merembes ke ruang pendingan. Kalau kebocoran itu baru kecil maka gejalanya seperti yang Anda lami, namun kalau sudah parah, akan tampai seperti ada gemuk yang melekat pada tutup radiator. Di saat itu mesin biasanya sudah kurang bertenaga. Air yang suka habis biasanya disebabkan oleh kebocoran pada radiator, slang radiator atau pompa air. Namun kalau tidak ada gejala air menetes di saat mobil di parkir, maka perlu dicurigai pada paking kepala selinder.

Tentang kesulitan saat mengisi verseneling gigi satu, kalau sudah ganti belindes dan belum juga sembuh maka perlu diperiksa bagian lain seperti penyetelan jarak bebas (free play). Kemungkinan jarak free play terlalu besar sehingga pada saat kaki menginjak pedal kopling, plat kopling tidak bebas dan masih bergerak. Berbeda kalau yang sulit masuk adalah gigi dua, tiga dan seterusnya. Karena yang disebut terakhir ini sangat terpengaruh oleh ring sinkromis. Kalau ring ini sudah aus maka sulit memindahkan gigi. Memasukan gigi satu biasanya tidak sulit, pada saat tersebut mobil sedang berhenti, sehingga tidak ada putaran gigi di dalam verseneling karena pengaruh putaran roda. Maka yang perlu diperhatikan ada kwalitas belindes (clutch cover) dan penyetelan gerak bebas dari pedal kopling.

Wednesday, 9 January 2008

Terima kasih atas kerja samanya

Dear mas Martin dan mas/mbak Tania,
silahkan saja datang ke ATMI Intercam (kampus baru di Jl. Adisucipto) atau
hubungi rekan Sanjaya Pamungkas telp 0817440547 atau email ke
sanjaya.pamungkas@yahoo.com
Kebetulan siang tadi (Rabu 9 Januari 2008) barusan dari kampus
Semoga bermanfaat dan salam
A. Widiyanto

> Dear Bapak/ Ibu Tania (maaf)
> Terima kasih atas perhatiannya. Wah saya semakin hari kok semakin gembira
> karena dengan blog itu semakin hari saya menemukan teman baru, demikian
> juga hari ini beremu dengan Anda (tolong nama lengkap kalau boleh tau). Dulu
> saya punya teman ATMI, kerja di suppliers mesin cetak. Kalau tak salah
> yang dipakai di Intan Pariwara Klaten, tapi sudah pensiun kali, usia hampir 60
> tahun. Tentang tematan tenaga dari ATMI, yang baru tamat atau sudah
> pengalaman kerja beberapa tahun? Saya cari informasi dulu ke taman- teman
> di ATMI, karena mekatronik
kan baru buka beberapa tahun.
> Salam hangat saya

Email baru: martin.teiseran@yahoo.co.id
> Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
> http://martin1948.blogspot.com
>
>----- Original Message -----
> From: "tania" <tania2510@yahoo.com>
> To: <martin48@indosat.net.id>
> Sent:
Wednesday, January 09, 2008 6:20 PM
> Subject: Dear Pak Martin.
> Dear Pak Martin,
>>
saya baca blog Bapak dan honestly saya SANGAT terkesan.Saya Tania, kerja di salah satu supplier mesin percetakan, mungkin Bapak pernah dengan Goss, nah, itu mereknya. Guess what, kita ada persamaan, Bapak punya banyak sekali pengalaman menulis di Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka, Kompas, Femina, Media Indonesia dll...well..itu semua customer saya. Mereka beli mesin cetak web dari kami.

Pak Martin,sebelumnya saya minta maaf sekali mengirim email ini keBapak, tapi semakin saya baca blog Bapak, semakin saya yakin mau tulis email ke Bapak krn you are a very informative person aaaand so helpfull.

So, this is the reason why I'm emailing you. Saya sangat buutuuuh sekali informasi, semoga Bapak bisa bantu bila berkenan. I'll get straight, kita perlu mencari beberapa lulusan dari ATMI yang baik (jurusan mekatronik) untuk bekerja di tempat kami. Apakah Bapak bisa membantu kami cara dan siapa yang harus saya hubungi agar bisa dapat efektif? Informasi seperti apa saja sangat bermanfaat bagi kami.

If you dont mind, please email me Tania2510@yahoo.com

Thank you very much, for your support, it is deeply appreciated.

Thank you...

Menjawab dan diskusi

Terima kasih, atas share pengalamannya. Sukses yah sekarang bisa mengatasi sendiri.

Salam hangat saya
Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
Kunjungi: http://martin1948.blogspot.com

----- Original Message -----

From: rahmat anda

To: Martin T Teiseran

Sent: Wednesday, November 28, 2007 1:43 PM

Subject: Re:
om..i'm back..heh mau bagi2 pengalaman neh..
om yang kejadian idle up itu tuh,ternyata karena kebalikan jalur kabel dari idle up ke mesin ama mesin ke idle up nya..dan sekarang udah ndak ngelitik lagi. ya siapa tau ada yang punya problem yang sama..hehe

Rahmat Andawiyanto,ST
Simetri Consulting
www.simetriconsulting.com
tamhar2003@yahoo.com

Syukurlah, sdr Rahmat sudah memperkirakan apa kerusakannya.

Kalau mau tau idle up kerja, mesin hidup lalu minta seseorang menghidupkan AC, dan Anda memperhatikan apakah ketika AC hidup, idle upnya menarik tuas yang ada di karburator? Idle up yang baik kalau AC hidup, bisa menarik tuas yang di karburator. Tandanya ada arus, yah. Tapi apakah ada raksi? Untuk menaikan tenaga, saran saya pakai bensin oktan lebih tinggi. Pertamax tapi sebelumnya stel ulang saat pengapiannya. Ngilitik pengebabnya karena tenaga mesin kurang. Atau setiap pemindahan gigi transmisi mesti pada RPM yang lebih tinggi.

Salam hangat saya
Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
Kunjungi:
http://martin1948.blogspot.com

----- Original Message -----

From: rahmat anda

To: Martin T Teiseran

Sent: Tuesday, November 20, 2007 4:06 PM

Subject: Re:
tadinya aku iseng serch di google tentang charade cx..eh tau2nya ada link ke blognya om..hehe..ya syukur dech ketemu blognya om..jadi banyak hal2 yang saya tidak tau jadi tau...keren blog nya om....

1.oh iya idle upnya ada sich..cuma kalo dites pake obeng yang ada lampunya..berfungsi kok om..cuma ya saya aneh..kalo emang kompressornya ndak normal..ndak akan dingin khan acnya..terus ..mungkin bener juga ada setelan belakang dashboardnya..nanti saya coba liat.....
2.emang tipikal 1000 cc kaburator pake ac..emang ndak kuat ya?kira2 ada trik ndak biar bisa "rada kuat " om?hehe..and cara ngilangin ngelitiknya gimana ya om?

3.kalo masalah ngebut sich om..mbl kecil gitu dipacu kecepatan segitu ndak terasa kayak 120 km/jam//ya di speedo nya emang segitu angkanya....hehe
iya sich om,saya tetap hati2 dan ban selalu nomor satu saya cek..thanks ya atas nasehatnya om..

Martin T Teiseran wrote:

Sdr Rahnat, wah ternyata terbaca juga oleh sdr Rahmat, kalau boleh tahu sampai tau bloknya lewat apa? Mestinya mobil ini juga dilengkapi dengan idle up. Tapi tunggu dulu

1. Periksa kompresor AC, apakah normal. Bunyi tek- tek itu bisa disebabkan oleh kopling kompresor AC terganggu. Bisa disebabkan oleh penyetelah ada di dalam ruang penumpang. Bukan yang biasanya kita atur, tapi dibelakamng dasbord.

2. Kalau AC hidup lalu RPM turun abis, karena bebannya terlampau besar. Mestinya RPM idle setelah AC hidup 900 - 1000.

3. Temperatur sampai 1/2 gara-gara bebannya besar. Beban berat karena tersedot untuk menggerakkan AC.

4. Saya dulu masih muda memacu mobil juga sekencang itu, tapi sekarang agak kawatir juga, kalau kaget ban pecah, atau takut bearing roda macet. Yah jangan terlalu kencanglah. Sebelum PP Bandung mesti periksa tekanan angin ban, jangan kurang tekanannya.
Salam hangat saya
Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
Kunjungi:
http://martin1948.blogspot.com

----- Original Message -----

From: rahmat anda

To: martin48@indosat.net.id

Sent: Tuesday, November 20, 2007 12:18 PM
halo om martin..lam kenal..blognya keren abis..banyak hal2 yang saya tidak tau,jadi tau sekarang..hehe..om..mau nanya neh. Saya punya mobil charade CX 87.1000 CC 3 silinder. Pertanyaan :
1. Setiap saya nyalakan ac(dalam keadaan diam ),rpm kok malah turun,sampe bunyi tek2..pas saya liat..putaran dinamo ac..kadang berputar kadang tidak..tetapi pas saya tekan gas sedikit..putaran dinamo ac..aman2 aja..dan
apabila ac mati,rpm naik kembali
2.
Dalam keadaan jalan, ac dinyalakan.dan saat temp mesin mencapai hampir 1/2.mesin mengelitik. Apakah memang seperti itu atau ada masalah dengan mesin saya.
3. kendaraan tsb setiap minggu selalu bolak balik bandung jakarta,dan dijalan tol..saya bisa mencapai speed 140 km/jam..seringnya sich 120 km/jam. ndak masalah khan om,kalo mobil saya pacu sekencang itu?
4. dalam keadaan diam,mesin memyala dan ac mati.terdengar suara knalpot seperti ada letupan.kira2 apa ya om?

thanks ya om..sorry kebanyakan nanyanya..hehe..thanks sekali lagi

Rahmat Andawiyanto,ST
Simetri Consulting
www.simetriconsulting.com
tamhar2003@yahoo.com

Selamat Sore Pak Martin,

Terima kasih atas semua advisenya..maklum saya sangat awam mengenai hal mobil...so setiap pertanyaan di dalam rubrik Bapak di SM, selalu saya baca guna menambah pengetahuan...

Sekali lagi terima kasih.

Salam,

Triesno

----- Original Message -----

From: Martin T Teiseran

To: Semarang Sales/Triesno

Sent: Thursday, November 22, 2007 9:50 AM

Subject: Re: Greeting dan tanya
Selamat pagi pak Triesno, terima kasih Bapak sudah ikut mendukung karier menulis saya

  1. Soal oli, dari dulu (1980) saya biasanya pakai oli Petamina saja. Untuk Jazz saya sarankan pakai saja Prima XP. Saya menggunakan oli ini pada Vios dan Avanza.
  2. Coba ke bengkel Honda Kusuma jalan Siliwangi (sdr Rony, 024 70263563). Mobil sekarang tidak banyak servisnya, yang penting ganti oli, ganti saringan, ganti busi. Bisa coba ke bengkel Plat H juga bagus. Kalau kesitu bilang saja saya ikut memberikan rekomendasi. Saya sudah hubungi sdr Rony, ia mau mengecek bunyi itu, simpel katanya.....
  3. Bunyi di Stir, yah sudah begitu. Karena powernya menggunakan
  4. Saya pikir, AC Jazz cukup dinginlah... sekarang dunia sih semakin panas.... membuat AC kerja semakin berat.

Salam hangat saya
Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
Kunjungi: http://martin1948.blogspot.com

----- Original Message -----

From: Semarang Sales/Triesno

To: martin48@indosat.net.id

Sent: Wednesday, November 21, 2007 4:51 PM

Subject: Greeting dan tanya
Selamat sore Pak Martin,
Saya sangat senang membaca mengenai rubrik Bapak di suara merdeka. Karena itu saya ingin bertanya mengenai beberapa hal :

1. Saya baru beli mobil H jazz 2006 dari saudara sendiri di JKT. Olie yang dipake merk GLOBAL, terusterang saya tidak tahu mengenai specifikasinya. Saya tanya dealer Honda gak ada olie Merk itu ditempatnya. Utk itu MERK OLIE apa yang kira-kira cocok dengan olie yang sebelumnya di pake merk GLOBAL.

Kata temen kalo mobil baru lebih baik pake keluaran PERTAMINA seperti PRIMA XP krn gak perlu yang sintetic, mesin masih baru...?? juga jarang dipalsukan...tolong diterangkan...
2. Karena garansi sudah habis, kira-kira referensi dari pak Martin, bengkel mana yang bagus kalo tidak di dealer Honda terutama utk perawatan rutin seperti tune up/check semua olie dsb..
3. Setir waktu berjalan terdengar suara dengung pelan terutama waktu digoyang-goyangkan ke kanan dan ke kiri...punya temen saya honda Jazz juga seperti itu, apakah demikian utk setir honda jazz...
4. Menurut satu majalah, kelemahan honda Jazz, AC nya gak terlalu dingin banget. Krn Jazz saya AC nya gak dingin dingin amat, apakah demikian adanya...
Mohon maaf sebelumnya dan terima kasih atas bantuannya..
Salam
TRIESNO
COMMERCIAL DEPARTMENT
PT. CONTAINER MARITIME ACTIVITIES
As Agent of CMA-CGM & ANL
SEMARANG
Email : sem.sutrisno@cma-cgm.com